PPNI Kudus diharapkan Bisa Menjadi Inspirasi PPNI Kabupaten lain di Jawa Tengah

IMG_9194Kudus – Persatuan Perawat Nasional Indonesia ( PPNI ) sudah memasuki usia 42 tahun. Kalau dibandingkan manusia, usia itu sudah memasuki usia matang dengan segala kemapanan untuk meraih sukses dan masa depan yang lebih baik. Seperti istilah, ’life begin fourty’.

Acara peringatan ulang tahun ini dirayakan dengan meriah di pendopo kabupaten Kudus, Kamis (17/3). Juga diadakan pelantikan pengurus DPD PPNI Kudus masa bakti 2015 – ­2020.

HUT Tahun ini mengambil tema ’Bersinergi Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Keperawatan Profesional’.

Bupati Kudus H. Musthofa bersama sekda H. Noor Yasin dan sejumlah pejabat menghadiri acara yang diikuti seluruh anggota PPNI Kudus dan mahasiswa bidang kesehatan. Dirinya berkesempatan memotong tumpeng tanda hari jadi PPNI ke­42 tahun ini.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat atas ulang tahun ini. Tentunya dengan bertambahnya usia harus

bisa jadi pemacu semangat untuk kinerja yang lebih baik. Terlebih pemkab Kudus telah men­support dalam pelayanan bidang kesehatan. ”Layanilah seluruh masyarakat Kudus dengan pelayanan terbaik. Tentunya harus ramah tamah, sopan, dan senyum yang akan memberi kesan tersendiri di masyarakat,” kata Bupati.

Termasuk adanya layanan kesehatan gratis di puskesmas dan kelas III rumah sakit, Bupati berharap tidak ada perbedaan dalam layanan. Karena semuanya adalah masyarakat yang berhak diperlakukan sama dalam layanan kesehatan ini. “Layani seluruh masyarakat tanpa terkecuali dengan tulus dan ihlas. Tidak usah ditanyakan, ini saudara saya atau bukan, atau ini siapa,” imbuhnya.

Lebih lanjut bupati mengharapkan ada sinergi dari seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kudus. Mulai dari dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit swasta, rumah sakit pemerintah, dan dengan fasilitas kesehatan lainnya.

Termasuk kerjasama yang baik antarprofesi sangat penting khususnya sesama profesi bidang kesehatan.

Kompetensi profesi perawat juga diminta untuk terus ditingkatkan. Karena persaingan ke depan semakin ketat dan menuntut kemampuan yang lebih baik bagi peyanan kesehatan. Termasuk kemampuan bahasa asing. Dan pihaknya akan mengevaluasi secara berkala.

Di akhir sambutan, bupati ingin PPNI Kudus bisa menunjukkan kinerja terbaik bagi pelayanan kesehatan. Sehingga jangan sampai ada masyarakat yang merasa dikecewakan.

”Semoga semangat PPNI Kudus mampu menjadi api semangat dan inspirasi PPNI Jawa Tengah,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.